Share it

Senin, 21 November 2011

PIDATO SOEKARNO '' GANYANG MALAYSIA '' YANG MEMBAKAR SEMANGAT PATRIOLISME BANGSA INDONESIA

Pada 20 Januari 1963, Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Bangsa ini tidak terima dengan tindakan demonstrasi anti-Indonesia yang menginjak-injak lambang negara Indonesia, Garuda.


Untuk balas dendam, Presiden Soekarno melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. Soekarno memproklamirkan gerakan Ganyang Malaysia melalui pidato pada 27 Juli 1963. Berikut isinya:"


Kalau kita lapar itu biasa


Kalau kita malu itu juga biasa


Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!


Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!


Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu


Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.


Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.


Yoo...ayoo... kita... Ganjang...


Ganjang... Malaysia


Ganjang... Malaysia


Bulatkan tekad


Semangat kita badja


Peluru kita banjak


Njawa kita banjak


Bila perlu satoe-satoe!
Bisa terbakar semangat patriotisme bangsa Indonesia mendengar pidato Soekarno itu. Kedaulatan Indonesia dianggap harga mati bagi Proklamator Republik Indonesia itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar